Tawangmangu, 20 Mei 2025 – SMAN Tawangmangu melaksanakan rangkaian kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan semangat inovatif dan apresiatif terhadap budaya lokal. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari dan mengusung dua tema berbeda: “Kewirausahaan” untuk siswa kelas X dan “Kearifan Lokal” untuk siswa kelas XI.
Kegiatan dimulai pada hari pertama dengan penyampaian materi yang inspiratif. Bapak Agung Dwi Wibowo, S.Pd memberikan pemahaman dasar tentang dunia kewirausahaan kepada siswa kelas X, sementara Bapak Aditya Rahman Laksana, S.Pd menyampaikan materi tentang “Pahargyan Mantu”, sebuah tradisi pernikahan adat Jawa, kepada siswa kelas XI.


Hari kedua difokuskan pada tahap perencanaan. Siswa kelas X mulai merancang produk-produk kreatif mereka untuk dipamerkan di bazar, sedangkan kelas XI mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba “Atur Pambagyaharja”, yang menilai keterampilan dalam menyusun sambutan pembukaan acara adat Jawa.
Pada hari ketiga, siswa kelas X melakukan uji coba produk yang telah mereka rancang, sementara kelas XI mengikuti lomba “Atur Pambagyaharja” dengan antusias dan semangat melestarikan budaya.
Berikut dokumentasi pelaksanaan kegiatan P5 kelas X hari ketiga:


Berikut dokumentasi pelaksanaan kegiatan P5 kelas XI hari ketiga:


Hari keempat diisi dengan penataan stan bazar oleh kelas X, mempersiapkan tampilan terbaik untuk puncak acara. Di sisi lain, kelas XI menunjukkan kebolehan mereka dalam lomba “Pahargyan Mantu”, yang menampilkan berbagai aspek dari prosesi adat pernikahan Jawa.








Puncak kegiatan berlangsung pada hari kelima dengan digelarnya bazar produk hasil karya siswa kelas X yang disambut meriah oleh warga sekolah. Sementara itu, kelas XI menampilkan pertunjukan terbaik mereka dengan memerankan tokoh-tokoh dalam upacara “Pahargyan Mantu”. Kegiatan ini ditutup dengan pengumuman pemenang lomba dan penyerahan hadiah kepada para peserta terbaik.
Pambiwara/MC
Among Tamu
Penganten Putri & Panganten Kakung
Prosesi Pasrah Nampi Panganten

Tatacara Krobongan
Tatacara Kacar-kucur


Sungkem dan Penutup
Foto Bersama



Melalui kegiatan P5 ini, siswa tidak hanya belajar tentang kewirausahaan dan budaya lokal, tetapi juga dilatih untuk bekerja sama, berpikir kreatif, dan menghargai nilai-nilai luhur bangsa.“Kegiatan ini membuktikan bahwa pembelajaran kontekstual dan berbasis proyek dapat menjadi media efektif untuk membentuk karakter siswa yang mandiri, kreatif, dan berbudaya,” ujar Kepala SMAN Tawangmangu dalam sambutannya saat penutupan kegiatan.
